Selasa, 06 Februari 2018

Kenapa kita harus BerINOVASI ???


Kenapa?????



Inovasi untuk mendapatkan Sesuatu!!!



Alasan kenpa kita harus berINOVASI...

Merasa gelisah gak saat mentok bagaimana menumbuhkan bisnis ? Mudah-mudahan gak putus asa dalam menentukan arah usaha kita. Bisnis yang sukses biasanya mengerti banget bagaimana menerapkan strategi inovasi. Berikut delapan jawaban kenapa harus melakukan inovasi dalam usaha kita.


  • Bertahan
Banyak yang bilang - usaha yang tidak berinovasi tidak akan bertahan dan akan berada diujung tombak dan tinggalmenunggu hancurnya saja. Usaha kita selalu membutuhkan pemikiran yang besar untuk maju dan kita sebagai pelaku usaha harus mau berpikir berbeda. Nah, masalahnya lagi, apakah kita termasuk pengusaha yang mau berpikir inovatif atau setidaknya memberikan perubahan ? Kita berubah maka usaha kita akan tetap bertahan. Hukum alam, bo..:)
  • Revenue
Pasar saat ini sangat kritis dan persaingan juga begitu ketat. Apa kata dunia jika kita gak ikut maju dan berinovasi ? Tujuan kita sederhana aja, yaitu bagaimana kita bisa membuat pelanggan membuka dompetnya untuk belanja produk atau jasa kita ? Jawabannya, ya tunjukin aja produk atau jasa yang baru untuk mereka, sebuah inovasi yang bisa menambah nilai kegunaan atau layanan kepada mereka. Produk atau layanan baru itu sebagai pembeda dengan produk yang sudah ada.
  • Persaingan yang kompetitif
Saat menjalankan bisnis, jangan asyik sendiri. Coba tengoklah apa yang terjadi di sekitar lingkungan bisnis kita.Jika target pasar sedang mencari produk atau jasa kita, maka yang harus dilakukan adalah mengantisipasi kebutuhan mereka. Celaka kalau kita tidak melakukan apa-apa, calon konsumen akan kabur meninggalkan kita dan berpaling. So, inivasi akan memenangkan persaingan. Percaya deh !
  • Inovasi Kolektif 
Jangan galau jika anda sedang buntu bagaimana lagi melakukan inovasi. Coba saja melakukan inovasi kolektif dengan rekan kerja. Amati bagaiman ide gila kita bisa memberikan dampak yang luar biasa. Tidak perlu berharap produk kita langsung laris tapi membuat bagaimana ide itu berakibat produk dan jasa kita langsung dikenal. Bisa juga dengan menggunakan inovasi kolektif dengan pihak lain. Bundling misalnya.
  •  Kemungkinan
Udah dong ah, gak usah lama-lama di zona nyaman. Yuk, sudah saatnya menciptakan ide-ide yang punya banyak kemungkinan untuk jadi sesuatu yang besar. Bingung ? mari kita mulai dengan visi dalam diri kita sendiri, mimpi yang ingin dicapai dalam usaha. Coba bawa ide-ide inovasi itu keluar dari kepala kita, menulisnya dan jangan menunggu lama untuk direalisasikan.
  • Budaya
Ok. Kita memang suka sama yang namanya “hambatan budaya” karena peninggalan mental kita. Yup.Budaya inovasi menjadi penting. Menghasilkan ide-ide beragam untuk kemajuan usaha akan membangun kepercayaan, semangat, dan kesempatan rekan kerja untuk memberikan ide fantastis. Coba kit abaca deh perusahaan yang sejak dulu melakukan inovasi –yang dibentuk dari budaya kerjanya- sudah menjadi perusahaan besar kan ?
  • Kreativitas
Usaha apapun yang kita jalani sekarang jika dijalani dengan tujuan jelas akan mudah beradaptasi dengan perubahan. Alasannya karena kita sudah berada dalam pikiran kreatif untuk terus berinovasi. Berpikir kretaif dan terus berinovasi akan mengalahkan rasa ketakutan untuk gagal. Wew..!
  • Kepemimpinan
Pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang mendukung ide-ide dan inovasi di tempat usaha. Saat kita sebagai pemilik usaha maka tugas utama kita adalah memotivasi dan memberdayakan inovasi untuk semua rekan kerja. Sekecil apapun, diulang ya, sekecil apapun usaha kita , ide inovasi adalah harga mati.
So, inovasi merupakan dorongan utama untuk kelangsungan usaha dan mengubah nilai-nilai lain dalam menjalankan usaha. Boleh tanya, ya.

Anda sudah melakukan inovasi belum ?

AYO KITA BERINOVASI UNTUK KEHIDUPAN LEBIH BAIK 🙏🙏🙏

Senin, 05 September 2016

Download Torrent Lewat IDM




Bagi kamu yang suka download file torrent, tapi kepengennya lewat IDM atau menggunkan Internet Download Manager. Karena lewat torrent kadang lemot oleh karena itu bagi kamu yang ingin download tanpa ribet pakai aplikasi torrent kali ini admin akan kasih tau nih.

- Caranya:
  • Hal pertama sebaiknya kamu download IDM dulu supaya nanti kamu tidak ribet instal lagi ( Download IDM Full Version Terbaru)
  • Cara selanjutnya silahkan kamu buat akun baru, situs ini adalah alternatif 2ddl karena sekarang 2ddl sudah koit ( https://www.seedr.cc/ )
  • Selanjutnya masukkan Email baru kamu dan password kamu
  • lalu centang
  • kemudian daftar deh
  • kamu juga bisa daftar melalui facebook
  • lihat gambar dibawah ini

  • Nah kalau sudah selesai silahkan masuk ke email yang kamu daftarkan tadi gunanya untuk meverifikasi akun kamu
  • setelah terverifikasi bisa deh mulai digunakan akun kamu
  • caranya masuk dulu ke situs torrentnya contoh rarBG (situs torrent terbaru )
  • Nah disitu ada pilihan upload file torrent atau magnetnya (kalau rekomendasi admin sih magnetnya ngirit kuota).

  • setelah dapat link magnetnya pastekan deh disitu kemudian enter


  • Untuk cara downloadnya silahkan klik kanan nanti ada tulisan copy url download link
  • lalu pastekan deh di IDM kamu.
  • Selanjutnya
  • Tinggal menunggu sampai downloatanya selesai,
- Bila ingin menambah kuota
situs ini hanya menyediakan 2.5 GB buat kamu tapi jangan khawatir kamu bisa nambah space kok ada 2 cara nih pertama cara berbayar nih dia screenshotnya.
Cara kedua dengan gratis caranya klik menu dan ada tulisan EARN FREE SPACE
  1. Twitter : Silahkan kamu review lewat twitter dan akan mendapatkan 500mb dengan syarat kamu harus mentions @seedrcoildidalam postnya .
  2. Blog : Kamu punya blog? bisa kamu review diblog kamu, hadiahnya mulai dari 500MB-1GB loh.
  3. Youtube : Kamu youtubers? gampang deh cuma kamu bikin video review bisa dapetin 1GB cuma cuma.
  4. Pinterest : Buat post dan gambar mengenai ini dan dapetin deh 500MB.
  5. Selanjutnya kamu bisa share deh link kamu di media sosial cuma sayangnya hanya 4 orang :(
  • selamat mencoba, semoga bermanfaat..

Kamis, 22 Maret 2012

Aurat dan Jilbab

Aku dapat artikel ini dari temanku. Kebetulan cukup detail membahas aurat perempuan, yang garis besarnya pernah aku tulis di sini. Artikel ini aku kupipes dan sedikit diedit, insya ALLOH tidak mengurangi makna yang terkandung. Aku bagi menjadi 2 bagian, agar tidak terlalu panjang. Semoga bermanfaat. :)

10/13/2001 - Arsip Fiqh
Rasululloh SAW bersabda: “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Wanita-wanita yang digambarkan Rasul dalam hadis di atas sekarang banyak sekali kita lihat. Bahkan itu sudah menjadi sesuatu yang mentradisi dan dianggap lumrah. Mereka adalah wanita-wanita yang memakai pakaian tapi telanjang. Sebab pakaian yang mereka kenakan tak dapat menutupi apa yang ALLOH SWT perintahkan untuk ditutupi.

Budaya barat adalah penyebab fenomena ini. Sebab pakaian yang “tak layak” tersebut bukanlah merupakan budaya masyarakat Islam dan tidak pula dikenal dalam tradisi masyarakat kita. Namun itu adalah hal baru yang lantas diterima tanpa dikritisi. Tidak pula itu diuji dengan pertanyaan, bolehkah ini menurut agama, atau baikkah ini bagi kita dan pertanyaan lain yang senada. Boleh jadi karena perasaan rendah diri yang akut dan silau terhadap kemajuan barat dalam beberapa hal akhirnya banyak di antara kita yang menerima budaya barat dengan mata tertutup (atau sengaja menutup mata).

Namun di sana kita juga melihat fajar yang mulai terbit. Kesadaran untuk kembali kepada budaya kita sendiri (baca: budaya berpakaian islami) mulai tumbuh. Betapa sekarang kita banyak melihat indahnya kibaran jilbab di mana-mana. Di kampus, di sekolah, di pasar dan bahkan di terminal-terminal. Malah di beberapa negara barat (Inggris dan Jerman misalnya) muslimah-muslimah pemakai jilbab tak lagi sulit ditemukan. (tambahan dariku) Meski di Perancis malah terjadi sebaliknya, ada pelarangan penggunaan jilbab walau sudah tidak terlalu banyak perdebatan lagi.

Jelasnya saat ini sudah tak ada lagi larangan untuk mengenakan busana dan pakaian yang menutup aurat. Permasalahannya, apakah jaminan kebebasan ini kemudian segera disambut oleh para muslimah kita dengan segera kembali mengenakan pakaian takwa itu atau tidak. Yang pasti alasan dilarang oleh si ini dan si itu kini tak berlaku lagi.

AURAT WANITA DAN HUKUM MENUTUPNYA
Aurat wanita yang tak boleh terlihat di hadapan laki-laki lain (selain suami dan mahramnya) adalah seluruh anggota badannya kecuali wajah dan telapak tangan. Yang menjadi dasar hal ini adalah:

1. Al-Qur’an surat Annur(24):31
“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…’”

Keterangan :
Ayat ini menegaskan empat hal:
a. Perintah untuk menahan pandangan dari yang diharamkan oleh ALLOH SWT.

b. Perintah untuk menjaga kemaluan dari perbuatan yang haram.

c. Larangan untuk menampakkan perhiasan kecuali yang biasa tampak. Para ulama mengatakan bahwa ayat ini juga menunjukkan akan haramnya menampakkan anggota badan tempat perhiasan tersebut. Sebab jika perhiasannya saja dilarang untuk ditampakkan apalagi tempat perhiasan itu berada. Sekarang marilah kita perhatikan penafsiran para sahabat dan ulama terhadap kata “…kecuali yang biasa nampak…” dalam ayat tersebut. Menurut Ibnu Umar RA. yang biasa nampak adalah wajah dan telapak tangan. Begitu pula menurut ‘Atho,’ Imam Auzai dan Ibnu Abbas RA. Hanya saja beliau (Ibnu Abbas) menambahkan cincin dalam golongan ini. Ibnu Mas’ud RA. mengatakan maksud kata tersebut adalah pakaian dan jilbab. Said bin Jubair RA. mengatakan maksudnya adalah pakaian dan wajah. Dari penafsiran para sahabat dan para ulama ini jelaslah bahwa yang boleh tampak dari tubuh seorang wanita adalah wajah dan kedua telapak tangan. Selebihnya hanyalah pakaian luarnya saja.

d. Perintah untuk menutupkan khumur ke dada. Khumur adalah bentuk jamak dari khimar yang berarti kain penutup kepala. Atau dalam bahasa kita disebut jilbab. Ini menunjukkan bahwa kepala dan dada adalah juga termasuk aurat yang harus ditutup. Berarti tidak cukup hanya dengan menutupkan jilbab pada kepala saja dan ujungnya diikatkan ke belakang. Tapi ujung jilbab tersebut harus dibiarkan terjuntai menutupi dada.

2. Hadis riwayat Aisyah RA, bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasululloh SAW dengan pakaian yang tipis, lantas Rasululloh SAW berpaling darinya dan berkata:“Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR. Abu Daud dan Baihaqi).

Keterangan :
Hadis ini menunjukkan dua hal:
a. Kewajiban menutup seluruh tubuh wanita kecuali wajah dan telapak tangan.
b. Pakaian yang tipis tidak memenuhi syarat untuk menutup aurat.

Dari kedua dalil di atas jelaslah batasan aurat bagi wanita, yaitu seluruh tubuh kecuali wajah dan dua telapak tangan. Dari dalil tersebut pula kita memahami bahwa menutup aurat adalah wajib. Berarti jika dilaksanakan akan menghasilkan pahala dan jika tidak dilakukan maka akan menuai dosa. Kewajiban menutup aurat ini tidak hanya berlaku pada saat solat saja namun juga pada semua tempat yang memungkinkan ada laki-laki lain bisa melihatnya.

Selain kedua dalil di atas masih ada dalil-dalil lain yang menegaskan akan kewajiban menutup aurat ini:
1. Dari Al-Qur’an:
a. “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu melakukan tabarruj sebagaimana tabarrujnya orang-orang jahiliyyah dahulu…” (Qs. Al-Ahzab: 33).

Keterangan:
Tabarruj adalah perilaku mengumbar aurat atau tidak menutup bagian tubuh yang wajib untuk ditutup. Fenomena mengumbar aurat ini adalah merupakan perilaku jahiliyyah. Bahkan diriwayatkan bahwa ritual haji pada zaman jahiliyyah mengharuskan seseorang thawaf mengelilingi ka’bah dalam keadaan bugil tanpa memandang apakah itu lelaki atau perempuan.

Konteks ayat di atas adalah ditujukan untuk istri-istri Rasululloh SAW. Namun keumuman ayat ini mencakup seluruh wanita muslimah. Kaidah ilmu ushul fiqh mengatakan: “Yang dijadikan pedoman adalah keumuman lafadz sebuah dalil dan bukan kekhususan sebab munculnya dalil tersebut (al ibratu bi umumil lafdzi la bikhususis sabab).

b. “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan ALLOH SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzab: 59).

Keterangan:
Jilbab dalam bahasa Arab berarti pakaian yang menutupi seluruh tubuh (pakaian kurung), bukan berarti jilbab dalam bahasa kita (lihat arti kata khimar di atas). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa menutup seluruh tubuh adalah kewajiban setiap mukminah dan merupakan tanda keimanan mereka.

2. Hadis Rasululloh SAW, bahwasanya beliau bersabda:
“Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mrip ekor sapi untk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Keterangan:
Hadis ini menjelaskan tentang ancaman bagi wanita-wanita yang membuka dan memamerkan auratnya. Yaitu siksaan api neraka. Ini menunjukkan bahwa pamer aurat dan “buka-bukaan” adalah dosa besar. Sebab perbuatan-perbuatan yang dilaknat oleh ALLOH SWT atau Rasul-Nya dan yang diancam dengan sangsi duniawi (qishas, rajam, potong tangan dll) atau azab neraka adalah dosa besar.

Sabtu, 17 Maret 2012

hati -hati mengucapkan INSYAALLAH

Jangan Sembarangan Mengucapkan "Insya Allah"

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim.


Dalam buku Asbabun Nuzul yang disusun oleh KH Q Shaleh dkk (1995) menukil riwayat mengenai asbabun nuzul (sebab turun) surah al-Kahfi ayat 23-24. "Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut); 'Insya Allah'." (QS al-Kahfi [16]:23-24). Suatu hari, kaum Quraisy mengutus an-Nadlr bin al-Harts dan Uqbah bin Abi Mu'ith menemui seorang pendeta Yahudi di Madinah untuk menanyakan kenabian Muhammad. Lalu, kedua utusan itu menceritakan segala hal yang berkaitan dengan sikap, perkataan, dan perbuatan Muhammad.

Lalu, pendeta Yahudi berkata, "Tanyakanlah kepada Muhammad akan tiga hal. Jika dapat menjawabnya, ia Nabi yang diutus. Akan tetapi, jika tak dapat menjawabnya, ia hanyalah orang yang mengaku sebagai Nabi.
Pertama,
tanyakan tentang pemuda-pemuda pada zaman dahulu yang bepergian dan apa yang terjadi kepada mereka.
Kedua,
tanyakan juga tentang seorang pengembara yang sampai ke Masyriq dan Maghrib dan apa yang terjadi padanya.
Ketiga,
tanyakan pula kepadanya tentang roh." Pulanglah utusan itu kepada kaum Quraisy. Lalu, mereka berangkat menemui Rasulullah SAW dan menanyakan ketiga persoalan tersebut di atas.

Rasulullah SAW bersabda, "Aku akan menjawab pertanyaan kalian besok." Rasul menyatakan itu tanpa disertai kalimat "insya Allah". Rasulullah SAW menunggu-nunggu wahyu sampai 15 malam, namun Jibril tak kunjung datang. Orang-orang Makkah mulai mencemooh dan Rasulullah sendiri sangat sedih, gundah gulana, dan malu karena tidak tahu apa yang harus dikatakan kepada kaum Quraisy. Kemudian, datanglah Jibril membawa wahyu yang menegur Nabi SAW karena memastikan sesuatu pada esok hari tanpa mengucapkan "insya Allah". (QS al-Kahfi [18]:23-24).

Dalam kesempatan ini, Jibril juga menyampaikan tentang pemuda-pemuda yang bepergian, yakni Ashabul Kahfi (18:9-26); seorang pengembara, yakni Dzulqarnain (18:83-101); dan perkara roh (17:85).

Mufassir Ibnu Jarir ath-Thabari dalam Kitab Jaami'ul Bayan menjelaskan, "Inilah pengajaran Allah kepada Rasulullah SAW agar jangan memastikan suatu perkara akan terjadi tanpa halangan apa pun, kecuali menghubungkannya dengan kehendak Allah SWT.

Sungguh agung makna kata "insya Allah" itu. Di dalamnya dikandung makna paling tidak empat hal.
Pertama,
manusia memiliki ketergantungan yang tinggi atas rencana dan ketentuan Allah (tauhid).
Kedua,
menghindari kesombongan karena kesuksesan yang dicapai (politik, kekayaan, keilmuan, dan status sosial.)
Ketiga,
menunjukkan ketawaduan (keterbatasan diri untuk melakukan sesuatu) di hadapan manusia dan Allah SWT. Keempat, bermakna optimisme akan hari esok yang lebih baik.

Bagaimana jika kata "insya Allah" dijadikan tameng untuk memerdaya manusia atau dalih untuk melepaskan diri dari tanggung jawab?

Sesungguhnya kita telah melakukan dua dosa.

Pertama, menipu karena menggunakan zat-Nya.

Kedua, kita telah menipu diri kita sendiri karena sesungguhnya kita enggan menepatinya, kecuali sekadar menjaga hubungan baik semata dengan rekan, kawan, atau relasi. Wallahu a'lam.

jangan lupa :rate5 ya gan

kalo berkenan kasih :cendolbig juga saya terima

Kamis, 15 Maret 2012

rahasia dbalik rahasia

Tp inilah yg di sebut rahasia di balik rahasia O:)

☑ (M) manusia
☑ (T) Tuhan

M : Tuhan, bolehkah aku bertanya padaMU?
T : Tentu saja silahkan!
M : Tapi janji ya, Engkau takan marah.
T: ya, Aku janji.
M : Kenapa Kau izinkan banyak HAL BURUK terjadi padaku hari ini?
T : Apa Maksudmu?
M : Aku bangun terlambat.
T : Ya, trus?
M : Mobilku mogok & butuh waktu lama tuk menyala.
T : Oke, trus?
M : Roti yg kupesan dibuat tak seperti pesananku, hingga kumalas memakannya.
T : Hmm, trus?
M : Di jalan pulang, HPku tiba2 mati saat aku b'bicara bisnis besar!
T : Benar, trus?
M : Dan akhirnya, saat ku sampai di rumah, aku hanya ingin sedikit b'santai dg mesin pijat refleksi yg baru kubeli, tapi MATI!
Kenapa tak ada yg LANCAR hari ini?
T : Biar KUperjelas..
Ada malaikat kematian pagi tadi, dan Aku mengirimkan malaikatKU tuk berperang mlawannya agar tak ada hal buruk terjadi padamu!
KUbiarkan kau terTIDUR disaat itu.
M : Oh, tapi...
T : AKU tak biarkan mobilmu menyala TEPAT WAKTU karna ada pengemudi mabuk lewat didepan jalan & akan MENABRAKmu.
M : (merunduk)
T : Pembuat burgermu sedang sakit, AKU tak ingin kau tertular, oleh karenanya KUbuatnya salah bekerja!
M : (tarik nafas)
T : HPmu KUbuat mati karena mereka PENIPU, KUtak mungkin membiarkanmu tertipu.
Lagipula bisa mengacaukan KONSENTRASImu dlm mengemudi bila ada yg mghubungimu kala HP menyala..
M : (mataku berkaca-kaca) aku mngerti Tuhan
T : Soal mesin pijat refleksi,,
KUtau kau belum sempat beli voucher listrik, bila mesin itu dinyalakan maka akn mgambil banyak daya listrikmu,,
KU yakin kamu tak ingin berada dlm kgelapan ditengah mlm.
M : (menangis tersedu) Maafkanku Tuhan!
T : Tak apa, tak perlu meminta maaf.
Belajarlah tuk prcaya PADAKU.
RencanaKU padamu lebih baik dari rencanamu sndiri.
Yakinlah bahwa Aku selalu baik
Yakinlah sgala Usahamu PASTI sukses
Blajarlah tuk slalu bersyukur ats APAPUN yg terjadi

Krna smuanya akn indah pada waktunya :)

Kamis, 08 Maret 2012

coba drenungkan

Nabi Muhammad SAW bersabda :
• 1. Empat hal yg membuat Badan Sakit :
- kebanyakan Bicara
- kebanyakan Tidur
- kebanyakan Makan
- kebanyakan Bertemu Orang

• 2. Empat hal yg merusak Tubuh :
- Khawatir/Cemas
- Kesedihan
- Kelaparan
- Tidur Larut Malam

• 3. Empat hal yg membuat Murung dan Kesedihan :
- Bohong
- Kurang Ajar atau tidak hormat
- Berdebat tanpa Pengetahuan atau Informasi yg memadai
- Amoral atau melakukan sesuatu tanpa rasa Takut

• 4. Empat hal yg meningkatkan Wajah Berseri dan Kebahagiaan :
- Kesalehan
- Loyalitas
- Kedermawaan
- Menolong sesama dg Ikhlas tanpa
diminta hny harap Ridho ilahi

• 5. Empat hal yg Memberhentikan Rezeki :
- Tidur dipagi hari dari Sholat Subuh hingga Matahari Bersinar
- Tidak melakukan Sholat/Berdoa secara teratur
- Malas
- Penghianatan atau Ketidak Jujuran

• 6. Empat hal yg membawa Rezeki :
- Berdoa dimalam hari
- Tobat
- Beramal
- Berdzikir

» Nabi Muhammad SAW jg bersabda :
Hiasi Jiwamu dg Shalat, Zikir & Al-Quran krn Satu ayat Al-Quran pd Hari Akhir akan memberi Syafa'at..

» Nabi Muhammad SAW juga bersabda : Berhenti melakukan sesuatu saat Adzan bahkan membaca Al-Quran..
Orang yg berbicara selama Adzan berakibat tidak dapat mengucapkan Dua Kalimat Syahadat disaat Kematiannya.. Na'udzubillah..

» Baca doa ini untuk kehidupan yg lebih baik
• Allahumma a'innii 'alaa dzikrika wa syukrika wa husni ibadatik..

Selasa, 06 Maret 2012

Ingat lah sahabat waktu itu akan berakhir

JIKA AKU..
DIMAKAMKAN HARI INI
(Suatu Renungan) 

Aku mati,
Perlahan,
tubuhku ditutup tanah. 
Perlahan....
semua pergi meninggalkanku. 
Masih terdengar jelas langkah2 terakhir mereka,

Aku sendirian,
di tempat gelap yg tak pernah terbayang,
Sendiri,
menunggu pertanyaan malaikat.

Belahan hati,
belahan jiwa pun pergi.
Apa lagi sekedar kawan dekat atau orang lain.
Aku bukan siapa2 lagi bagi mereka. 
Sanak keluarga menangis,
sangat pedih,
aku pun demikian,
tak kalah sedih. 

Tetapi aku tetap sendiri, disini,
menunggu perhitungan. 
Menyesal sudah tak mungkin.
Tobat tak lagi dianggap & maaf pun tak bakal didengar, 
Aku benar2 harus sendiri.. 

Ya ALLAH jika Engkau beri aku 1 lagi kesempatan,
jika Engkau pinjamkan lagi beberapa hari milikMU,
Utk aku perbaiki diriku, 
Aku ingin memohon maaf pada mereka,
yg selama ini telah merasakan zalimku,
yg selama ini sengsara karena aku,
tersakiti karena aku, 
Aku akan kembalikan jika ada harta kotor ini yg telah kukumpulkan,
yg bahkan kumakan.. 

Yaa ALLAH Beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
Untuk berbakti kepada ayah & ibu tercinta.
Teringat kata2 kasar & keras yg menyakitkn hati mereka,
Maafkan aku ayah & ibu, mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu,.... 

Beri juga ya ALLAH aku waktu untuk berkumpul dgn keluargaku,
menyenangkan saudara2ku.....belahan jiwaku, juga anak-anakku
Untuk sungguh2 beramal soleh.
Aku sungguh ingin bersujud dihadap-Mu lebih lama lagi.....
Begitu menyesal diri ini.....
Kesenangan yg pernah kuraih dulu,
tak ada artinya sama sekali 
Mengapa kusia ² kan saja waktu hidup yg hanya sekali itu?
Andai aku bisa putar ulang waktu itu.

Tp aku dimakamkan hari ini & semua menjadi tak termaafkan & semua menjadi terlambat & aku harus sendiri.....
Untuk waktu yg tak terbayangkan sampai yaumul hisab & dikumpulkan dipadang mahsyar...

Ya RABB sampaikan salamku utk sahabatku yg sllu mengingatkan ku akan hari terakhirku didunia

Sesungguhnya sahabat yg terbaik yaitu sahabat yg mengingatkan ttg kematian O:)

Kamis, 10 Februari 2011

BENCI <<<<<>>>>>> CINTA




"Benci dan cinta adalah sebuah rasa yang saling bersebrangan, keduanya mempunyai kedia sisi yang berbesa satu denga yang lain. bila disaat kita membenci harus terus berusaha mencintai, dan sebaliknya ketika cinta itu sudah tidak ada lagi maka janganlah menjadi benci"

itu suatu ungkapan yang aku terima, dan tiba-tiba aku terhenyak diam sejenak memikirkan ungkapan tersebut. Beberapa waktu lalu aku juga pernah ada pada situasi tersebut. bahkan beberapa kali pernah terjebak di antara kedua perasaan tersebut.

kemari, rasa benci itu pernah begitu penuh didalam ruanghatiku, aku benci dengan semua yang ada, aku benci dengan semua keadaan yang menimpah ku pada saat itu, aku benci semua apa yang telah aku pilih, aku benci semua perkataan yang tidak ada bukti hanya janji yang tak ditepai, aku benci semua sikap mu, aku benci semua orang yang sibuk ma maunya sendiri, aku benci karena luka yang begitu sakit aku rasakan dan yang paling parah lagi adalah aku membenci orang yang pernah aku cintai. ras benci itu seakan membuat aq tak berdaya dan menggelepar bagai ikan kehilangan air. rasa benci itu seakan membunuh ku secara perlaha.

dengan keridhaannya aku taksadar ku simpan kebencian itu di rongga-rongga kecil hati, tapi aku pun tak sadar juga ternyata itu telah keluar sampai mengalir ke pori-pori kulit ku dan melenyapkan rasa cinta yang mungkin dulu terpelihara baik didalamnya. aku jadi teringat dengan perasaan ku dulu, pada saat membenci itu aku tidak ingin sama sekali mencintai, apa gunanya??? tidak akan ada lagi cinta untuk rasa benci ini. aku buat sebuah keputusan dengan rasa benci. hmmmm keputusan yang akhirnya tidak menjadi nyata ketika semua kebencian hilang karena rasa cinta ternyata lebih mewabah didalamnya, cinta menunggu saat yang tepat untuk bersuara.




jadi benar adanya ketika membenci tetaplah berusaha mencintai, ketika amarah benci sudah di dada, tetap tanya ruang hati mu tentang cinta mu yang pernah ada...

ditempat lain, ketika rasa cinta memang sudah tidak ada, kebencian tidak boleh hadir menggantikannya. ya aku tidak boleh membencinya, kami bisa bersahabat, kami bisa bersaudara, kami bisa bersama untuk memberikan kebahagiaan untuk kedua mutiara cinta yang ada.

hari ini hari ku lengkap, kudapatkan cinta dan kulepaskan kebencian itu.
Terima kasi banyak ya ALLAH, atas semua petunjuk mu...


Yahman Alfaridzi

Mengapa Wanita begitu berarti bagi pria



Dia yang diambil dari tulang rusuk. Jika Tuhan memersatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.

Dialah penolongmu yang sepadan, bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia... akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlewat olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.

Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: perasaan, emosi, kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk melahirkan, mengurusi hal-hal yang kadang dianggap sepele.. hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bagiannya... sehingga tanpa kau sadari ketika menjalankan sisa hidupmu... kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.

Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan. Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.

Ia tidak butuh argumentasi hebat dari seorang laki-laki... tetapi ia butuh jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.. .. tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi. Ia tidak tertarik kepada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang laki-laki, tetapi yang ia butuhkan adalah perhatiannya. .. kata-kata yang lembut... ungkapan-ungkapan sayang yang sepele... namun baginya sangat berarti... membuatnya aman di dekatmu....

Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang luwes, sifat laki-laki yang keras ternetralisir oleh kelembutan perempuan. Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang... seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.

Ia lembut bukan untuk diinjak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kokoh dan rindang. Jika lelaki berpikir tentang perasaan perempuan, itu sepersekian dari hidupnya.... tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya...

Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki- laki, karena perempuan adalah bagian dari laki-laki... apa yang menjadi bagian dari hidupnya, akan menjadi bagian dari hidupmu. Keluarganya akan menjadi keluarga barumu, keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga. Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana .... karena mereka, ia menjadi seperti sekarang ini. Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi bagian dari perasaanmu juga... karena kau dan dia adalah satu.... dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.

Ketika pertandingan dimulai, pastikan dia ada di bagian lapangan yang sama denganmu (menjalani hidup ini).

Alfaridzi

APAKAH KECANTIKANKU HILANG BILA MEMAKAI JILBAB?


Lagi-lagi pagi ini tidak bisa melanjutkan tidur seperti hari-hari sebelumnya. Kebiasaan berubah setelah melewati bulan rhomadhan yang begitu singkat, dan ingin sekali selamanya berada di bulan itu tapi sayang bulan romadhan cuma 1 bulan saja itu sudah menjadi aturan sang ...pencipta yang tak dapat di ganggu gugat. Di sudut kamar yang acak-acakan berhiaskan secercah sinar matahari yang berani menembus jendela tua kamar ku dan di temani secangkir coffee by accident alias kalo orang kampung bilang mah kopi tubruk.

Pagi ini aku merenung. Hari-hari yang lalu, setiap melangkahkan kaki keluar dari pintu reot gubuk derita, mata ini selalu di hiasi berbagai macam perempuan yang berlainan bentuk dan rupa. ada yang bersegitiga, ada yang telanjang kotak dan ada pula yang telanjang bulat (bukan cerita porno). kebanyakan perempuan di dunia ini mereka berpakaian tapi seperti tidak berpakaian, jadi ingat kata-kata seorang nenek tua yang melihat perempuan memakai pakaian sexy yaitu you can see, semua mata bisa melihat bebas ke arahnya.
"neeeng, pake baju nenek aja... nenek masih punya banyak bahan di rumah." kata seorang nenek tua yang tidak sengaja kata yang di ucapkannya terdengar oleh ku.

perempuan sexy itu hanya dapat melihat nenek dengan mata yang di runcingkan dan menganggap si nenek itu kolot, tapi memang benar si nenek udah kolot hehe. aku hanya bisa diam menatap perempuan itu dan menyimpulkan senyum yang paling manis dari bibir ku. Tiba-tiba hembusan angin menerpa wajahku, astagfirullah.. wah mata aku kenapa nih.. duuuh perih kelilipan lagi. wah mungkin ini teguran dari sang pembuat sekenario kehidupan agar aku tidak jelalatan lagi matanya. dengan mata merah aku berjalan menunduk dan terduduk di bangku pinggir taman. Sambil menahan rasa sakit, aku mendengar suara manis mendayu di samping aku dengan isak tangis tersedu sendan mendalam. Pelan-pelan ku tolehkan wajah manis ku kehadapannya, dan aku berkata

"eneeeeeng, kenapa km menangis sambil memegang kerudung berwarna merah itu?" tanya ku padanya.

perempuan itu menatapku dengan wajah heran dan aneh, mungkin menurut dia aku ini makhluk paling menyeramkan bagi dia.

"tidak apa-apa mas..cuma merasa takut saja"
"looooh.. kenapa takut? apa wajahku manakutkan kamu?"
"bukan mas... bukan itu"

huuuufh.. ternyata bukan karena wajahku ini, aku menghela nafas karena merasa lega. bagus deh kalo bukan karena wajahku ini.

ia bercerita panjang, sebenarnya gadis yang memegang kerudung merah itu ternyata seorang mu'alaf dan seorang publicfigur, wajahnya cantik bersinar cerah seperti intan permata. ia menangis bukan karena paksaan dari seseorang, melainkan dilema pada dirinya sendiri. dan ia bertanya kepada ku..

"apakah kecantikan ku akan hilang bila memakai jilbab?"

ku terdiam sejenak setelah mendengar pertanyaan itu..
tak banyak kata dan ku terpaku secara permanen subhanallah dalam hati aku berucap. ternyata ada sosok perempuan cantik yang ingin memakai hijab namun takut kecantikannya hilang.

aku pun menjawab sekenanya aja mudah-mudahan bisa di terima olehnya.
"jangan mengira kalau islam itu menghendaki kamu untuk mengenakan pakaian jelek yang membuat penampilan buruk dan mengundang banyak masalah dan fitnah. Rosullullah selalu tampil bersih dan mengajak menjaga kebersihan. perempuan yang memakai hijab atau jilab akan terlihat lebih anggun dan cantik. seperti halnya sebuah batu permata mahal yang di bungkus rapih dan terlihat cantik memukau hanya dan laki-laki akan merasa segan bila berdekatan dengannya dan hanya orang tertentu yang sudah syah untuk menyentuhnya."

tak lama perempuan itu memandang beberapa detik ke kerudung yang di pegangnya lalu ia pergi tanpa kata.
aku heran ada apa dengan perempuan itu...
aku menghela nafas kembali setelah kejadian itu. 30 menit berlalu ada yang berlari ke arahku sosok perempuan tinggi semampai yang tubuhnya di balut dengan selendang merah dari ujung kepala hingga kaki. subhanallah mataku terasa ingin copot takjub melihat keindahan dunia yang menghiasi alam ini kecantikan ciptaan tuhan yang begitu mempesona. perempuan itu telah membalutkan kerudung merah di kepalanya dan menutup tubuhnya rapat hingga tak ada celah untuk melihat kulit mulusnya lagi.

dan ia berkata "terimakasih yah mas.. saya tidak takut kecantikan saya hilang karena memakai jilbab, dan jilbab ini telah membuat saya merasa lebih nyaman dan cantik ^_^"

hanya senyum manis yang bisa aku beri ke dia, karena masih terpaku melihat gadis berjilbab itu..AJIIIIB TENAAAAAAN

kecantikan yang agung terpancar sempurna seperti firman Allah dalam surat Al-ahzab ayat 59 yang berbunyi
"wahai nabi, suruh lah istri-istri mu, anak-anak perempuanmu, dan perempuan-perempuan yang beriman supaya melabuhkan pakaian bagi mereka seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar) cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka di kenal (sebagai perempuan baik-baik) maka dengan itu mereka tidak di ganggu. dan ingatlah (Allah) maha pengampun lagi maha mengasihi.

Alfaridzi

Minggu, 06 Februari 2011

Pacaran Menurut ” ISLAM “


Gimana sich sebenernya pacaran itu, enak ngga’ ya? Bahaya ngga’ ya ? Apa bener pacaran itu harus kita lakukan kalo mo nyari pasangan hidup kita ? Apa memang bener ada pacaran yang Islami itu, dan bagaimana kita menyikapi hal itu?

Memiliki rasa cinta adalah fitrah

Ketika hati udah terkena panah asmara, terjangkit virus cinta, akibatnya…… dahsyat man…… yang diinget cuma si dia, pengen selalu berdua, akan makan inget si dia, waktu tidur mimpi si dia. Bahkan orang yang lagi fall in love itu rela ngorbanin apa aja demi cinta, rela ngelakuin apa aja demi cinta, semua dilakukan agar si dia tambah cinta. Sampe’ akhirnya……. pacaran yuk. Cinta pun tambah terpupuk, hati penuh dengan bunga. Yang gawat lagi, karena pengen bukti’in cinta, bisa buat perut buncit (hamil). Karena cinta diputusin bisa minum baygon. Karena cinta ditolak …. dukun pun ikut bertindak.

Sebenarnya manusia secara fitrah diberi potensi kehidupan yang sama, dimana potensi itu yang kemudian selalu mendorong manusia melakukan kegiatan dan menuntut pemuasan. Potensi ini sendiri bisa kita kenal dalam dua bentuk. Pertama, yang menuntut adanya pemenuhan yang sifatnya pasti, kalo ngga’ terpenuhi manusia bakalan binasa. Inilah yang disebut kebutuhan jasmani (haajatul ‘udwiyah), seperti kebutuhan makan, minum, tidur, bernafas, buang hajat de el el. Kedua, yang menuntut adanya pemenuhan aja, tapi kalo’ kagak terpenuhi manusia ngga’ bakalan mati, cuman bakal gelisah (ngga’ tenang) sampe’ terpenuhinya tuntutan tersebut, yang disebut naluri atau keinginan (gharizah). Kemudian naluri ini di bagi menjadi 3 macam yang penting yaitu :

Gharizatul baqa’ (naluri untuk mempertahankan diri) misalnya rasa takut, cinta harta, cinta pada kedudukan, pengen diakui, de el el.
Gharizatut tadayyun (naluri untuk mensucikan sesuatu/ naluri beragama) yaitu kecenderungan manusia untuk melakukan penyembahan/ beragama kepada sesuatu yang layak untuk disembah.
Gharizatun nau’ (naluri untuk mengembangkan dan melestarikan jenisnya) manivestasinya bisa berupa rasa sayang kita kepada ibu, temen, sodara, kebutuhan untuk disayangi dan menyayangi kepada lawan jenis.

Pacaran dalam perspektif islam
pacaran merupakan wadah antara dua insan yang kasmaran, dimana sering cubit-cubitan, pandang-pandangan, pegang-pegangan, raba-rabaan sampai pergaulan ilegal (seks). Islam sudah jelas menyatakan: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Q. S. Al Isra’ : 32)

Seringkali sewaktu lagi pacaran banyak aktivitas laen yang hukumnya wajib maupun sunnah jadi terlupakan. Sampe-sampe sewaktu sholat sempat teringat si do’i. Pokoknya aktivitas pacaran itu dekat banget dengan zina. Jadi kesimpulannya PACARAN ITU HARAM HUKUMNYA, dan tidak ada legitimasi Islam buatnya, adapun beribu atau berjuta alasan tetep aja pacaran itu haram.

Adapun resep nabi yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud: “Wahai generasi muda, barang siapa di antara kalian telah mampu serta berkeinginan menikah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa diantara kalian belum mampu, maka hendaklah berpuasa, karena puasa itu dapat menjadi penghalang untuk melawan gejolak nafsu.”(HR. Bukhari, Muslim, Ibnu Majjah, dan Tirmidzi).

Jangan suka mojok atau berduaan ditempat yang sepi, karena yang ketiga adalah syaiton. Seperti sabda nabi: “Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat (berduaan di tempat sepi), sebab syaiton menemaninya, janganlah salah seorang dari kalian berkhalwat dengan wanita, kecuali disertai dengan mahramnya.” (HR. Imam Bukhari Muslim).

Dan untuk para muslimah jangan lupa untuk menutup aurotnya agar tidak merangsang para lelaki. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya.” (Q. S. An Nuur : 31).

Dan juga sabda Nabi: “Hendaklah kita benar-benar memejakamkan mata dan memelihara kemaluan, atau benar-benar Allah akan menutup rapat matamu.”(HR. Thabrany).

Yang perlu di ingat bahwa jodoh merupakan QADLA’ (ketentuan) Allah, dimana manusia tidak punya andil nentuin sama sekali, manusia cuman dapat berusaha mencari jodoh yang baik menurut Islam.

Tercantum dalam Al Qur’an: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).”


KA

Sabtu, 29 Januari 2011

Lima Makanan Yang Mengobati Stres atau Sakit Hati


Setiap kali putus cinta pasti hati anda terasa sakit, dibutuh sesuatu untuk mengobati masalah ini agar tidak terjadi berlarut-larut.

Salah satu cara yang ampuh untuk mengobati sakit hati adalah makan, berikut ini adalah makanan-makanan yang dapat menyembuhkan sakit hati. Seperti yang dikutip dari the stir.

1.Es Krim
Makanan yang satu ini sangat ampuh mengobati sakit hati. Lezatnya semangkuk es krim dapat membuat orang melupakan masalah percintaanya.

2.Selai Kacang
Menikmati selai kacang cukup ampuh mengatasi sakit hati. Anda bisa menikmatinya dengan dioleskan ke roti atau langsung mencoleknya sambil menonton DVD.

3.Kue atau Brownies
Sebuah kue atau brownies hangta tentu sangat enak untuk dinikmati, buatlah kue atau brownies anda sendiri untuk menikmati setiap proses pembuatannya.

4.Burger dan Kentang Goreng
Mengabaikan kalori yang masuk sekali-kali tidak ada salahnya, khususnya saat sedang patah hati. Ikuti hasrat anda untuk menikmati sebuah burger double-cheese dan kentang goreng ukuran besar, maka rasa sakit hati juga akan terlupakan.

5.Coklat
Pilihlah dark chocolate sebagai pilihan makanan untuk melupakan si dia, anda bonus antioksidan di dalamnya yang baik untuk menjaga kulit dari radikal bebas.

6.Sup Sayur
Semangkuk sup hangat dengan sayur-sayuran dapat membuat tubuh merasa lebih nyaman dan relaks sekaligus sehat.

7.Buah Beri
Belilah buah beri sebanyak-banyaknya dan jadikan camilan sehat. Daripada mengambil keripik, mencamil buah beri seperti stroberi dan anggur tentunya akan menyehatkan dan membuat tubuh lebih berenergi.

PENYEIMBANG
kelima makannan diatas berpotensi membuat lingkar pinggang membengkak, oleh karena itu imbangi aktivitas makan dengan olahraga. Anda belum menyadarinya, namun fokus untuk membakar kalori tubuh juga dapat mengalikah perhatian dari patah hati.

Jumat, 29 Januari 2010

program srf04

Program Mikrokontroler AVR Untuk Sensor SRF04 Menggunakan CVAVR

SRF04 adalah sensor non-kontak pengukur jarak menggunakan ultrasonik. Prinsip kerja sensor ini adalah transmitter mengirimkan seberkas gelombang ultrasonik, lalu diukur waktu yang dibutuhkan hingga datangnya pantulan dari obyek. Lamanya waktu ini sebanding dengan dua kali jarak sensor dengan obyek, sehingga jarak sensor dengan obyek dapat ditentukan persamaan
jarak = kecepatan_suara × waktu_pantul/2
SRF04 dapat mengukur jarak dalam rentang antara 3 cm – 3 m dengan output panjang pulsa yang sebanding dengan jarak obyek. Sensor ini hanya memerlukan 2 pin I/O untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler, yaitu TRIGGER dan ECHO. Untuk mengaktifkan SRF04 mikrokontroler mengirimkan pulsa positif melalui pin TRIGGER minimal 10 us, selanjutnya SRF04 akan mengirimkan pulsa positif melalui pin ECHO selama 100 us hingga 18 ms, yang sebanding dengan jarak obyek.


Dibandingkan dengan sensor ultrasonik lain, seperti PING, SRF04 mempunyai kemampuan yang setara, yaitu rentang pengukuran antara 3 cm – 3 m, dan output yang sama, yaitu panjang pulsa. Meski cara pengoperasiannya juga mirip, namun kedua sensor tersebut berbeda jumlah pin I/O-nya, yaitu 2 untuk SRF04 dan 1 untuk PING. Jika boleh memilih di antara keduanya, penulis cenderung untuk memilih PING dengan pertimbangan harga dan juga adanya lampu indikator yang menunjukkan kondisi PING sedang aktif, selain juga jumlah pin I/O yang lebih sedikit.
Selain SRF04 Devantech juga mengeluarkan beberapa macam sensor ultrasonik lain. Tidak seperti kebanyakan saudaranya yang mempunyai 2 transduser ultrasonik sebagai transmitter dan receiver, SRF02 hanya mempunyai 1 transduser ultrasonik yang berfungsi sekaligus sebagai transduser dan receiver dengan output I2C dan serial UART. SRF05 mirip dengan SRF04, hanya jangkauan maksimumnya 4 m dan terdapat 2 mode operasi menggunakan 1 atau 2 pin I/O. SRF08 mampu mengukur jarak dalam rentang 3 cm – 6 m dengan antarmuka I2C.
Inti program yang dibuat adalah fungsi baca_srf04 yang disesuaikan dengan timing diagram dari datasheet.

unsigned char baca_srf04(){
count=0;
//pemberian pemicu berupa pulsa positif minimal 10us utk aktivasi sensor
PORTA.1=1;
delay_us(15);
PORTA.1=0;
//menunggu hingga ECHO = 1
while(PINA.0==0){};
//mencacah untuk mengukur waktu lamanya pulsa 1 dari ECHO
while(PINA.0==1)
{count++;
};
//mengkonversikan hasil cacahan menjadi jarak dalam cm
jrk=count*10/232;
return jrk;
}

Berikut adalah program selengkapnya untuk membaca data dari SRF04 dan menampilkannya pada LCD menggunakan ATMEGA8535 dan kristal 4 MHz dengan penggunaan pin mikrokontroler sebagai beikut :

* Echo – PINA.0 (sebagai input bagi mikrokontroler)
* Trigger – PINA.1 (sebagai output bagi mikrokontroler)
* LCD – PORTC (susunan pin disesuaikan dengan wizard LCD pada CVAVR)

Semoga bermanfaat.

/*****************************************************
This program was produced by the
CodeWizardAVR V1.24.7d Evaluation
Automatic Program Generator
© Copyright 1998-2005 Pavel Haiduc, HP InfoTech s.r.l.
http://www.hpinfotech.com
e-mail:office@hpinfotech.com

Project : SRF04
Version :
Date : 12/14/2008
Author : Agung Nugroho A
Company : Lab. Mekatronika Jurusan Teknik Mesin UII
Comments:

Chip type : ATmega8535
Program type : Application
Clock frequency : 4.000000 MHz
Memory model : Small
External SRAM size : 0
Data Stack size : 128
*****************************************************/

#include
#include
#include

// Alphanumeric LCD Module functions
#asm
.equ __lcd_port=0×15 ;PORTC
#endasm
#include

// Declare your global variables here
unsigned int count=0;
unsigned char jrk;
unsigned char jrk_dpn;
unsigned char kata1[16];
unsigned char kata2[16];

unsigned char baca_srf04(){
count=0;
//pemberian pemicu berupa pulsa positif minimal 10us
PORTA.1=1;
delay_us(15);
PORTA.1=0;
//menunggu hingga ECHO = 1
while(PINA.0==0){};
//mencacah untuk mengukur waktu lamanya pulsa 1 dari ECHO
while(PINA.0==1)
{count++;
};
//mengkonversikan hasil cacahan menjadi jarak dalam cm
jrk=count*10/232;
return jrk;
}

void main(void)
{
// Declare your local variables here

// Input/Output Ports initialization
// Port A initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=Out Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=0 State0=P
// 7 6 5 4 3 2 1 0
PORTA=0×01; //0 0 0 0 0 0 0 1 = 01h, PINA.0 pullup
DDRA=0×02; //0 0 0 0 0 0 1 0 = 02h, PINA.0 input, PINA.1 output

// Port B initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTB=0×00;
DDRB=0×00;

// Port C initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTC=0×00;
DDRC=0×00;

// Port D initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTD=0×00;
DDRD=0×00;

// Timer/Counter 0 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 0 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC0 output: Disconnected
TCCR0=0×00;
TCNT0=0×00;
OCR0=0×00;

// Timer/Counter 1 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 1 Stopped
// Mode: Normal top=FFFFh
// OC1A output: Discon.
// OC1B output: Discon.
// Noise Canceler: Off
// Input Capture on Falling Edge
// Timer 1 Overflow Interrupt: Off
// Input Capture Interrupt: Off
// Compare A Match Interrupt: Off
// Compare B Match Interrupt: Off
TCCR1A=0×00;
TCCR1B=0×00;
TCNT1H=0×00;
TCNT1L=0×00;
ICR1H=0×00;
ICR1L=0×00;
OCR1AH=0×00;
OCR1AL=0×00;
OCR1BH=0×00;
OCR1BL=0×00;

// Timer/Counter 2 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 2 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC2 output: Disconnected
ASSR=0×00;
TCCR2=0×00;
TCNT2=0×00;
OCR2=0×00;

// External Interrupt(s) initialization
// INT0: Off
// INT1: Off
// INT2: Off
MCUCR=0×00;
MCUCSR=0×00;

// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization
TIMSK=0×00;

// Analog Comparator initialization
// Analog Comparator: Off
// Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0×80;
SFIOR=0×00;

// LCD module initialization
lcd_init(16);

while (1)
{
// Place your code here
jrk_dpn=baca_srf04();
sprintf(kata1,”jarak= %3d cm”,jrk_dpn);
if (jrk_dpn>30)
{
sprintf(kata2,”masih jauh”);
}
else
{
sprintf(kata2,”sudah dekat”);
};
lcd_clear();
lcd_gotoxy(0,0);
lcd_puts(kata1);
lcd_gotoxy(0,1);
lcd_puts(kata2);
delay_ms(500);
};
}

Sumber Pustaka

* ____, SRF04 - Ultra-Sonic Ranger Technical Specification, diakses dari http://www.robot-electronics.co.uk/htm/srf04tech.htm
* ____, Devantech SRF04 Ultrasonic Range Finder, Parallax Inc, 2003.
* Riyanto Sigit (Editor), Robotika, Sensor, dan Aktuator, Graha Ilmu, 2007
* Agung Nugroho, Bahan Ajar Kuliah Robotika, tidak diterbitkan, Jurusan Teknik Mesin & Teknik Elektro UII, 2008.

perogram

Program Mikrokontroler AVR Untuk Sensor GP2D12 Menggunakan CVAVR

Posted by adjie on December 15th, 2008

GP2D12 adalah sensor pengukur jarak yang diproduksi oleh Sharp. Sensor ini mengeluarkan sinyal analog dan mampu mengukur jarak pada rentang 10 – 80 cm. Versi lain dari jenis ini adalah GP2D15 yang mengeluarkan sinyal biner (0 atau 1 saja) dengan treshold 24 cm (dan ternyata cukup sulit untuk mengatur treshold ini) dan GP2D02 dengan output serial digital.
Prinsip kerja sensor inframerah ini dalam mengukur jarak berbeda dengan sensor ultrasonik yang menggunakan waktu pantul gelombang bunyi karena waktu pantul cahaya jelas terlalu singkat untuk dapat diukur. Cahaya inframerah dengan frekuensi 40 kHz dipancarkan dan hasil pantulannya diterima oleh susunan detektor inframerah. Sudut pantulan sinar inframerah akan berubah sesuai jarak sensor dan obyek.


Antarmuka sensor GP2D12 dengan AVR sangatlah mudah, terutama karena telah terdapat ADC internal yang dimiliki AVR. Namun sayangnya output analog sensor ini sangatlah tidak linier. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini, yaitu

* lookup table
* interpolasi
* persamaan non-linier

Untuk melakukan ketiga cara tersebut diperlukan data hubungan input-output yang dapat diperoleh dari datasheet ataupun proses kalibrasi. Pada tulisan ini yang digunakan adalah cara ketiga.
Hal pertama yang dilakukan adalah melakukan kalibrasi. Tabel 1 di bawah ini menunjukkan hasil kalibrasi yang telah dilakukan menggunakan ADC 8 bit dan tegangan referensi VCC.
data_adc jarak,cm
120 10
88 15
69 20
57 25
49 30
42 35
37 40

Meskipun jarak tidak proporsional terhadap data_adc, namun ternyata mempunyai hubungan yang cukup linier terhadap 1/data_adc (tabel 2)
1/data_adc jarak,cm
0.008333 10
0.011364 15
0.014493 20
0.017544 25
0.020408 30
0.02381 35
0.027027 40
Gambar 1 menunjukkan hasil grafik yang diperoleh dari tabel 2 beserta persamaan korelasinya yang dapat dibuat dengan mudah menggunakan sembarang software spreadsheet. Pada MS Excel cukup menambahkan trendline pada grafik.

Dari gambar 1 diperoleh persamaan (setelah dibulatkan)
jarak = (1611/data_adc)-3
Meskipun ketelitiannya hanya dalam orde cm, namun sudah cukup memadai untuk berbagai macam aplikasi, misalnya untuk deteksi jarak pada robot.
Program yang dibuat cukup sederhana. Jika menggunakan wizard yang diatur adalah ADC (8 bit dan tegangan referensi VCC) dan LCD (PORTC). Sebuah sensor GP2D12 dihubungkan dengan input 0 ADC (PINA.0).
Inti dari program ini adalah fungsi baca_gp2d12
unsigned char baca_gp2d12()
{
data_adc=read_adc(0);
jrk=(1611/data_adc)-3;
return jrk;
}
Fungsi ini mengambil data dari input 0 ADC, yang kemudian hasilnya dimasukkan ke persamaan hasil kalibrasi untuk memperoleh jarak dalam cm.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan sensor GP2D12 adalah :

* Hasil dari proses kalibrasi tergantung banyak hal. Untuk itu sebaiknya persamaan yang digunakan berasal data hasil kalibrasi anda sendiri.
* Output sensor ini akan menghasilkan pembacaan yang salah untuk pengukuran jarak kurang dari 8 cm. Cara pemecahan paling sederhana adalah dengan mengatur posisi sensor sehingga obyek tidak akan berjarak kurang dari 8 cm. Misalnya jika dipasang pada robot maka sensor tidak dipasang di tepi badan robot, namun agak masuk di tengah badan robot.

Dibandingkan dengan sensor jarak ultrasonik, seperti PING atau SRF04, harga GP2D12 relatif lebih murah, namun rentang dan jangkauan pengukurannya lebih sempit (10-80 cm) dibanding PING dan SRF04 yang berkisar antara 3 cm – 3 m.
Selain itu karena outputnya analog diperlukan ADC. Meski demikian keberadaan mikrokontroler dengan ADC internal, seperti seri AVR, mempermudah penggunaan sensor ini.
Berikut adalah program selengkapnya untuk membaca data dari GP2D12 dan menampilkannya pada LCD menggunakan ATMEGA8535 dan kristal 4 MHz. Output GP2D12 dihubungkan dengan PINA.0 sedangkan LCD dengan PORTC. Semoga bermanfaat.

/*****************************************************
This program was produced by the
CodeWizardAVR V1.24.7d Evaluation
Automatic Program Generator
© Copyright 1998-2005 Pavel Haiduc, HP InfoTech s.r.l.
http://www.hpinfotech.com
e-mail:office@hpinfotech.com

Project : GP2D12
Version :
Date : 12/14/2008
Author : Agung Nugroho A
Company : Lab. Mekatronika Jurusan Teknik Mesin UII
Comments:

Chip type : ATmega8535
Program type : Application
Clock frequency : 4.000000 MHz
Memory model : Small
External SRAM size : 0
Data Stack size : 128
*****************************************************/

#include
#include
#include

// Alphanumeric LCD Module functions
#asm
.equ __lcd_port=0×15 ;PORTC
#endasm
#include

#define ADC_VREF_TYPE 0×60

// Read the 8 most significant bits
// of the AD conversion result
unsigned char read_adc(unsigned char adc_input)
{
ADMUX=adc_input|ADC_VREF_TYPE;
// Start the AD conversion
ADCSRA|=0×40;
// Wait for the AD conversion to complete
while ((ADCSRA & 0×10)==0);
ADCSRA|=0×10;
return ADCH;
}

// Declare your global variables here
unsigned char data_adc;
unsigned char kata[16];
unsigned char jrk;
unsigned char jarak;

// Fungsi untuk membaca data GP2D12
unsigned char baca_gp2d12()
{
//ambil data ADC
data_adc=read_adc(0);
//masukkan ke dalam persamaan hasil kalibrasi
//untuk mendapatkan jarak dalam cm
jrk=(1611/data_adc)-3;
return jrk;
}

void main(void)
{
// Declare your local variables here

// Input/Output Ports initialization
// Port A initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTA=0×00;
DDRA=0×00;

// Port B initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTB=0×00;
DDRB=0×00;

// Port C initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTC=0×00;
DDRC=0×00;

// Port D initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTD=0×00;
DDRD=0×00;

// Timer/Counter 0 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 0 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC0 output: Disconnected
TCCR0=0×00;
TCNT0=0×00;
OCR0=0×00;

// Timer/Counter 1 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 1 Stopped
// Mode: Normal top=FFFFh
// OC1A output: Discon.
// OC1B output: Discon.
// Noise Canceler: Off
// Input Capture on Falling Edge
// Timer 1 Overflow Interrupt: Off
// Input Capture Interrupt: Off
// Compare A Match Interrupt: Off
// Compare B Match Interrupt: Off
TCCR1A=0×00;
TCCR1B=0×00;
TCNT1H=0×00;
TCNT1L=0×00;
ICR1H=0×00;
ICR1L=0×00;
OCR1AH=0×00;
OCR1AL=0×00;
OCR1BH=0×00;
OCR1BL=0×00;

// Timer/Counter 2 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 2 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC2 output: Disconnected
ASSR=0×00;
TCCR2=0×00;
TCNT2=0×00;
OCR2=0×00;

// External Interrupt(s) initialization
// INT0: Off
// INT1: Off
// INT2: Off
MCUCR=0×00;
MCUCSR=0×00;

// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization
TIMSK=0×00;

// Analog Comparator initialization
// Analog Comparator: Off
// Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0×80;
SFIOR=0×00;

// ADC initialization
// ADC Clock frequency: 125.000 kHz
// ADC Voltage Reference: AVCC pin
// ADC High Speed Mode: Off
// ADC Auto Trigger Source: None
// Only the 8 most significant bits of
// the AD conversion result are used
ADMUX=ADC_VREF_TYPE;
ADCSRA=0×85;
SFIOR&=0xEF;

// LCD module initialization
lcd_init(16);

while (1)
{
// Place your code here
jarak=baca_gp2d12();
sprintf(kata,”Jarak = %2d cm”,jarak);
lcd_clear();
lcd_gotoxy(0,0);
lcd_puts(kata);
delay_ms(500);
};
}

Sumber Pustaka

* Braunl, Embedded Robotics, Mobile Robot Design and Applications with Embedded Systems, Springer, 2006
* McComb & Priedko, Robot Builder’s Bonanza, McGraw-Hill, 2006.
* ___, Datasheet GP2D12/GP2D15, Sharp.

Posted in Uncategorized | No Comments »
Program Mikrokontroler AVR Untuk Sensor SRF04 Menggunakan CVAVR

Posted by adjie on December 15th, 2008

SRF04 adalah sensor non-kontak pengukur jarak menggunakan ultrasonik. Prinsip kerja sensor ini adalah transmitter mengirimkan seberkas gelombang ultrasonik, lalu diukur waktu yang dibutuhkan hingga datangnya pantulan dari obyek. Lamanya waktu ini sebanding dengan dua kali jarak sensor dengan obyek, sehingga jarak sensor dengan obyek dapat ditentukan persamaan
jarak = kecepatan_suara × waktu_pantul/2
SRF04 dapat mengukur jarak dalam rentang antara 3 cm – 3 m dengan output panjang pulsa yang sebanding dengan jarak obyek. Sensor ini hanya memerlukan 2 pin I/O untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler, yaitu TRIGGER dan ECHO. Untuk mengaktifkan SRF04 mikrokontroler mengirimkan pulsa positif melalui pin TRIGGER minimal 10 us, selanjutnya SRF04 akan mengirimkan pulsa positif melalui pin ECHO selama 100 us hingga 18 ms, yang sebanding dengan jarak obyek.


Dibandingkan dengan sensor ultrasonik lain, seperti PING, SRF04 mempunyai kemampuan yang setara, yaitu rentang pengukuran antara 3 cm – 3 m, dan output yang sama, yaitu panjang pulsa. Meski cara pengoperasiannya juga mirip, namun kedua sensor tersebut berbeda jumlah pin I/O-nya, yaitu 2 untuk SRF04 dan 1 untuk PING. Jika boleh memilih di antara keduanya, penulis cenderung untuk memilih PING dengan pertimbangan harga dan juga adanya lampu indikator yang menunjukkan kondisi PING sedang aktif, selain juga jumlah pin I/O yang lebih sedikit.
Selain SRF04 Devantech juga mengeluarkan beberapa macam sensor ultrasonik lain. Tidak seperti kebanyakan saudaranya yang mempunyai 2 transduser ultrasonik sebagai transmitter dan receiver, SRF02 hanya mempunyai 1 transduser ultrasonik yang berfungsi sekaligus sebagai transduser dan receiver dengan output I2C dan serial UART. SRF05 mirip dengan SRF04, hanya jangkauan maksimumnya 4 m dan terdapat 2 mode operasi menggunakan 1 atau 2 pin I/O. SRF08 mampu mengukur jarak dalam rentang 3 cm – 6 m dengan antarmuka I2C.
Inti program yang dibuat adalah fungsi baca_srf04 yang disesuaikan dengan timing diagram dari datasheet.

unsigned char baca_srf04(){
count=0;
//pemberian pemicu berupa pulsa positif minimal 10us utk aktivasi sensor
PORTA.1=1;
delay_us(15);
PORTA.1=0;
//menunggu hingga ECHO = 1
while(PINA.0==0){};
//mencacah untuk mengukur waktu lamanya pulsa 1 dari ECHO
while(PINA.0==1)
{count++;
};
//mengkonversikan hasil cacahan menjadi jarak dalam cm
jrk=count*10/232;
return jrk;
}

Berikut adalah program selengkapnya untuk membaca data dari SRF04 dan menampilkannya pada LCD menggunakan ATMEGA8535 dan kristal 4 MHz dengan penggunaan pin mikrokontroler sebagai beikut :

* Echo – PINA.0 (sebagai input bagi mikrokontroler)
* Trigger – PINA.1 (sebagai output bagi mikrokontroler)
* LCD – PORTC (susunan pin disesuaikan dengan wizard LCD pada CVAVR)

Semoga bermanfaat.

/*****************************************************
This program was produced by the
CodeWizardAVR V1.24.7d Evaluation
Automatic Program Generator
© Copyright 1998-2005 Pavel Haiduc, HP InfoTech s.r.l.
http://www.hpinfotech.com
e-mail:office@hpinfotech.com

Project : SRF04
Version :
Date : 12/14/2008
Author : Agung Nugroho A
Company : Lab. Mekatronika Jurusan Teknik Mesin UII
Comments:

Chip type : ATmega8535
Program type : Application
Clock frequency : 4.000000 MHz
Memory model : Small
External SRAM size : 0
Data Stack size : 128
*****************************************************/

#include
#include
#include

// Alphanumeric LCD Module functions
#asm
.equ __lcd_port=0×15 ;PORTC
#endasm
#include

// Declare your global variables here
unsigned int count=0;
unsigned char jrk;
unsigned char jrk_dpn;
unsigned char kata1[16];
unsigned char kata2[16];

unsigned char baca_srf04(){
count=0;
//pemberian pemicu berupa pulsa positif minimal 10us
PORTA.1=1;
delay_us(15);
PORTA.1=0;
//menunggu hingga ECHO = 1
while(PINA.0==0){};
//mencacah untuk mengukur waktu lamanya pulsa 1 dari ECHO
while(PINA.0==1)
{count++;
};
//mengkonversikan hasil cacahan menjadi jarak dalam cm
jrk=count*10/232;
return jrk;
}

void main(void)
{
// Declare your local variables here

// Input/Output Ports initialization
// Port A initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=Out Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=0 State0=P
// 7 6 5 4 3 2 1 0
PORTA=0×01; //0 0 0 0 0 0 0 1 = 01h, PINA.0 pullup
DDRA=0×02; //0 0 0 0 0 0 1 0 = 02h, PINA.0 input, PINA.1 output

// Port B initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTB=0×00;
DDRB=0×00;

// Port C initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTC=0×00;
DDRC=0×00;

// Port D initialization
// Func7=In Func6=In Func5=In Func4=In Func3=In Func2=In Func1=In Func0=In
// State7=T State6=T State5=T State4=T State3=T State2=T State1=T State0=T
PORTD=0×00;
DDRD=0×00;

// Timer/Counter 0 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 0 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC0 output: Disconnected
TCCR0=0×00;
TCNT0=0×00;
OCR0=0×00;

// Timer/Counter 1 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 1 Stopped
// Mode: Normal top=FFFFh
// OC1A output: Discon.
// OC1B output: Discon.
// Noise Canceler: Off
// Input Capture on Falling Edge
// Timer 1 Overflow Interrupt: Off
// Input Capture Interrupt: Off
// Compare A Match Interrupt: Off
// Compare B Match Interrupt: Off
TCCR1A=0×00;
TCCR1B=0×00;
TCNT1H=0×00;
TCNT1L=0×00;
ICR1H=0×00;
ICR1L=0×00;
OCR1AH=0×00;
OCR1AL=0×00;
OCR1BH=0×00;
OCR1BL=0×00;

// Timer/Counter 2 initialization
// Clock source: System Clock
// Clock value: Timer 2 Stopped
// Mode: Normal top=FFh
// OC2 output: Disconnected
ASSR=0×00;
TCCR2=0×00;
TCNT2=0×00;
OCR2=0×00;

// External Interrupt(s) initialization
// INT0: Off
// INT1: Off
// INT2: Off
MCUCR=0×00;
MCUCSR=0×00;

// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization
TIMSK=0×00;

// Analog Comparator initialization
// Analog Comparator: Off
// Analog Comparator Input Capture by Timer/Counter 1: Off
ACSR=0×80;
SFIOR=0×00;

// LCD module initialization
lcd_init(16);

while (1)
{
// Place your code here
jrk_dpn=baca_srf04();
sprintf(kata1,”jarak= %3d cm”,jrk_dpn);
if (jrk_dpn>30)
{
sprintf(kata2,”masih jauh”);
}
else
{
sprintf(kata2,”sudah dekat”);
};
lcd_clear();
lcd_gotoxy(0,0);
lcd_puts(kata1);
lcd_gotoxy(0,1);
lcd_puts(kata2);
delay_ms(500);
};
}

Sumber Pustaka

* ____, SRF04 - Ultra-Sonic Ranger Technical Specification, diakses dari http://www.robot-electronics.co.uk/htm/srf04tech.htm
* ____, Devantech SRF04 Ultrasonic Range Finder, Parallax Inc, 2003.
* Riyanto Sigit (Editor), Robotika, Sensor, dan Aktuator, Graha Ilmu, 2007
* Agung Nugroho, Bahan Ajar Kuliah Robotika, tidak diterbitkan, Jurusan Teknik Mesin & Teknik Elektro UII, 2008.

srf05

Sensor Ultrasonic SRF04
Posted in Artikel on Januari 22, 2010 by digitallaboratory

SRF04

SRF04 adalah sensor non-kontak pengukur jarak menggunakan ultrasonik. Prinsip kerja sensor ini adalah transmitter mengirimkan seberkas gelombang ultrasonik, lalu diukur waktu yang dibutuhkan hingga datangnya pantulan dari obyek. Lamanya waktu ini sebanding dengan dua kali jarak sensor dengan obyek, sehingga jarak sensor dengan obyek dapat ditentukan persamaan
jarak = kecepatan_suara × waktu_pantul/2
SRF04 dapat mengukur jarak dalam rentang antara 3 cm – 3 m dengan output panjang pulsa yang sebanding dengan jarak obyek. Sensor ini hanya memerlukan 2 pin I/O untuk berkomunikasi dengan mikrokontroler, yaitu TRIGGER dan ECHO. Untuk mengaktifkan SRF04 mikrokontroler mengirimkan pulsa positif melalui pin TRIGGER minimal 10 us, selanjutnya SRF04 akan mengirimkan pulsa positif melalui pin ECHO selama 100 us hingga 18 ms, yang sebanding dengan jarak obyek.
Dibandingkan dengan sensor ultrasonik lain, seperti PING, SRF04 mempunyai kemampuan yang setara, yaitu rentang pengukuran antara 3 cm – 3 m, dan output yang sama, yaitu panjang pulsa. Meski cara pengoperasiannya juga mirip, namun kedua sensor tersebut berbeda jumlah pin I/O-nya, yaitu 2 untuk SRF04 dan 1 untuk PING. Jika boleh memilih di antara keduanya, penulis cenderung untuk memilih PING dengan pertimbangan harga dan juga adanya lampu indikator yang menunjukkan kondisi PING sedang aktif, selain juga jumlah pin I/O yang lebih sedikit.
Selain SRF04 Devantech juga mengeluarkan beberapa macam sensor ultrasonik lain. Tidak seperti kebanyakan saudaranya yang mempunyai 2 transduser ultrasonik sebagai transmitter dan receiver, SRF02 hanya mempunyai 1 transduser ultrasonik yang berfungsi sekaligus sebagai transduser dan receiver dengan output I2C dan serial UART. SRF05 mirip dengan SRF04, hanya jangkauan maksimumnya 4 m dan terdapat 2 mode operasi menggunakan 1 atau 2 pin I/O. SRF08 mampu mengukur jarak dalam rentang 3 cm – 6 m dengan antarmuka I2C.

skema srf04
Dimensi : 24mm (P) x 20mm (L) x 17mm (T).
Spesifikasi :
- - Tegangan : 5 VDC
- - Konsumsi Arus : 30 mA (rata-rata), 50 mA (max)
- - Frekuensi Suara : 40 kHz
- - Jangkauan : 3 cm – 3 m
- - Sensitivitas : Mampu mendeteksi gagang sapu berdiameter 3 cm dalam jarak > 2 m
- Input Trigger : 10 mS min. Pulsa Level TTL
- Pulsa Echo : Sinyal level TTL Positif, Lebar berbanding proporsional dengan jarak yang dideteksi





Tugas Akhir Ari Wahyuni, Bikin Telemetri Pendeteksi Banjir
Petugas Tak Perlu Lihat Alat Ukur di Tanggul

Banjir yang sering melanda Jatim dan beberapa daerah lain, mengilhami Ari Wahyuni membuat alat pengukur ketinggian air untuk tugas akhirnya. Dalam ujian, mahasiswi Stikomp (Sekolah Tinggi Ilmu Komputer) itu mendapat nilai A. Dia diwisuda Sabtu lalu.

ASTANTO AL BUDIMAN

---

SEBUAH paralon berbentuk L dipasang menempel di pintu air. Di dalam paralon itu terdapat pelampung yang bergerak sesuai ketinggian air sungai. Tepat di atas mulut paralon diletakkan sebuah sensor infra merah yang mengukur ketinggian pelampung di dalam paralon.

Sensor tersebut dilengkapi LCD mini dan sebuah alat komunikasi radio yang akan mengirimkan data itu ke receiver di kantor pengendalian banjir. Dengan demikian, petugas bisa memantau ketinggian air sungai setiap saat dari kantornya, tanpa harus melihat alat ukur yang ada di bibir sungai.

Hanya, saat ini alat tersebut masih dalam bentuk konsep. Ari Wahyuni, mahasiswi Stikomp yang membuat alat itu sebagai tugas akhir (TA), sudah mengujinya di kampus. ''Alat ini saya namakan Telemetri Pengukur Ketinggian Air,'' kata gadis berjilbab itu. ''Teruji bisa merekam perubahan ketinggian air sangat akurat dalam hitungan per detik,'' lanjutnya.

Receiver akan mengeluarkan bunyi berbeda pada setiap ketinggian air. ''Alat akan berbunyi otomatis jika ketinggian air berada di level-level rawan atau bahaya. Siaga dua atau siaga satu,'' kata karyawan salah satu Bank Syariah di Surabaya itu. Semakin bahaya, bunyi akan semakin cepat.

Di laboratorium, Ari menggambarkan ketinggian air tersebut dalam sebuah kotak transparan dari fiber berukuran 25 x 25 cm dan tinggi 15 cm. Kotak yang disebut transmitter itu, antara lain berisi sirkuit board, aki 12 volt, LCD mini, dan alat komunikasi berupa frekuensi radio PRW 24 GHZ. Sebuah kabel menjulur keluar kotak. ''Ini sensornya,'' kata Ari.

Dia kemudian menggerak-gerakkan telapak tangannya di depan sensor. Sebuah grafik muncul di laptopnya yang tersambung ke kotak receiver. Kotak tersebut ukurannya sama dengan kotak transmitter. Isinya, antara lain sirkuit board, kabel serial, LCD, dan aki 12 volt dua biji. ''Tampak sekali kepekaan sensor pendeteksi banjir ini,'' ujar mahasiswi program studi Sistem Komputer itu.

Kotak transmitter itulah yang, jika kelak diaplikasikan, ditempelkan di pintu air. Sedangkan receiver berada di kantor pengendali banjir. Transmitter bertugas mengirim data ke server, melaporkan berapa ketinggian air dari permukaan tinggi sungai. ''Transmitter ini harus berada sedikit di atas di permukaan sungai,'' ujarnya.

Dia perlu dua kali kerja menggarap transmiterr tersebut. Sebab, harus memprogram ulang sensornya, SRF05, agar bisa dibaca program lainnya. ''Sensor ini hanya mampu mendeteksi kedalaman empat meter dari ketinggian sungai. Jika kedalamannya lebih dari itu, harus memakai sensor SRF08,'' kata alumnus SMA Bhayangkari 1 Surabaya itu.

Jarak antara transmitter dengan paralon ditempatkan sedemikian rupa sehingga sensor tetap mampu membaca pelampung di dalam paralon. Sementara kotak transmitter-nya aman dari empasan air sungai. ''Karena itu, alat tersebut tidak diletakkan di pintu air paling tengah, cukup di pinggir saja,'' kata Ari. Yang penting, ketinggian air di dalam paralon sama dengan ketinggian air sungai. Bibir bawah paralon menghadang arus sungai agar air bisa masuk.

Data dalam bentuk grafik yang diterima receiver, akan disimpan dalam memori komputer. Dengan demikian, seluruh pergerakan air dapat terekam. ''Dari rekaman data ketinggian air itu bisa dihitung kecepatan ketinggian air dalam hitungan menit,'' ujar wanita kelahiran 23 Juni 1986 itu.

Receiver tersebut mampu menerima kiriman dari transmitter dalam jarak 300 meter. ''Itu bergantung kekuatan radio komunikasinya. Sekarang pakai PRW 24 GHZ, kalau mau lebih jauh harus ditambah kekuatan frekuensinya,'' kata Ari yang menyelesaikan tugasnya dalam satu semester.

Saat ini, dia masih memanfaatkan suplai energi dari aki untuk energi di masing-masing kotak itu. ''Jika menggunakan collar cell, ukuran kotak tidak akan sebesar ini,'' katanya.

Untuk membuat alat itu, Ari merogoh tabungannya Rp 1.200 ribu untuk membeli seluruh komponen. ''Itu belum komponen yang rusak,'' katanya sambil tersenyum. ''Wireless ini saya ganti dua kali karena rusak, saya harus mengeluarkan Rp 400 ribu lagi,'' lanjutnya. Meski begitu, Ari yang mendapat nilai A untuk tugas akhirnya, mengaku cukup puas. ''Fungsi yang saya targetkan tercapai,'' ujarnya.

Dalam penelitian TA-nya, Ari dibimbing dua dosen, Hariyanto S.kom, dosen mata kuliah Micro Controller dan I Gede Arya Uthama MMT dosen Metodologi Penelitian. ''Setiap kali ada kesulitan, saya selalu minta nasihatnya,'' sambung Ari.

Khusus kotaknya, dia dibuatkan ayahnya. ''Saat mau bikin kotak, ayah tidak tega melihat anak perempuannya memotong aluminium dengan gerinda, mengebor,''katanya. ''Masak anak perempuan pegang gerinda,'' lanjut Ari menirukan ucapan ayahnya.

Sebelum membuat alat itu, Ari mensurvei beberapa sungai di Surabaya. Rata-rata bendungan di Surabaya masih menggunakan alat ukur manual. Alat itu berupa meteran yang terpasang di tanggul atau pelapis pintu air. ''Cara kerjanya dengan melihat berapa tinggi air di meteran itu,'' katanya.

Dia juga sempat mensurvei kota-kota lain, antara lain Malang, Solo, dan Jakarta. Dia menemukan alat pendeteksi banjir di Jakarta dan Solo. ''Namun, alat tersebut hanya pendeteksi elektronik biasa, kalau rawan banjir lampu menyala kuning, kalau banjir, lampu merah menyala,'' ujarnya.

Saat pembuatan alat itu dalam proses, salah seorang karyawan PDAM Surabaya menyarankan, jika selesai, segera ajukan ke Dinas Pengairan. Sebab, alat tersebut berguna untuk mendeteksi banjir. ''Orang PDAM itu teman Ayah saya,'' katanya.

Kini, perempuan berkulit sawo matang itu ingin mengajukan karyanya ke Pemkot Surabaya. ''Mungkin karya ini bisa bermanfaat untuk mendeteksi banjir di Surabaya. Kalau berguna, saya akan senang sekali,'' katanya semangat. Jika alat tersebut dinilai kurang sempurna, dia siap menyempurnakan. (cfu)